Beroperasi Baru Sepekan, Maxim Tuai Protes Puluhan Sopir Angkot
Para sopir angkot di Kota Kaimana, saat bertemu dengan Kepala Seksi Sarana Prasarana Bidang Darat, Deimen Lawalata, di ruang kerjanya. (FOTO : KHR)
KAIMANA, KT– Puluhan sopir angkutan kota (angkot) yang beroperasi di Kota Kaimana, mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Kaimana, Senin (9/2/26).
Kedatangan para sopir untuk memastikan soal kepastian pengoperasian Maxim di Kota Kaimana.
Salah seorang pengemudi angkota, Rizal Matdoan, menjelaskan, mereka ingin mempertanyakan alasan hadirnya maksim di Kota Kaimana.
“Apakah ratusan angkot ataupun ribuan ojek yang ada di Kaimana ini tidak mencukupi untuk melayani arus penumpang di dalam kota,” ujarnya di Kantor Dinas Perhubungan.
Saat mendatangi Kantor Dinas Perhubungan, mereka tidak sempat menemui Kepala Dinas, Daniel Irto Bato, sehingga mereka diarahkan untuk bertemu dengan Kepala Seksi Sarana Prasarana Bidang Darat, Deimen Lawalata, di ruang kerjanya.
Kepada para pengemudi angkot, Deimen menjelaskan, jika dirinya hanya bisa berbicara terkait aturan dan hukum saja, karena yang bisa bicara menyangkut kebijakan yakni Kepala Dinas.
“Saya hanya bisa berbicara tentang aturan saja, tapi sekali lagi saya tegaskan bahwa kami tidak ada sangkut pautnya ataupun juga mengundang Maxim ke sini. Memang sudah ada pemberitahuan, namum masih dalam tahap pengkajian dan ijinnya belum dikeluarkan,” akunya.
Meski penjelasan dari Kepala Seksi Sarana Prasarana Bidang Darat, namun beberapa pengemudi mengaku, jika Maxim sudah beroperasi selama kurang lebih sepekan lamanya.
Mendengar hal tersebut, Deimen Lawalata pun menyarankan kepada para sopir angkot untuk segera bertemu langsung dengan Kepala Dinas, sehingga ada kejelasan yang lebih pasti berkaitan dengan perijinan kehadiran Maxim di Kaimana.(KHR-R1)

