Kondisi SDN Tarwata di Werua Kaimana Memprihatinkan
KAIMANA, KT- Tiga dari 6 ruang belajar di SD Negeri Tarwata Kampung Werua Distrik Kaimana kondisinya memprihatinkan.
Mengapa tidak? Karena, ruang belajar tersebut hingga saat ini kemasukan air saat banjir meluap dari Sungai Tarwata.
Kepala SDN TARWATA, Maria R. Kora, S.Pd dalam keterangannya mengaku, jika penyebab utamanya yakni lokasi pembangunan ruang belajar tersebut terlalu rendah, sehingga pada saat musim hujan, air banjir yang meluap dari sungai langsung merendam seluruh ruang kelas.
“Kalau kondisi hujan, terpaksa anak-anak kita liburkan, karena memang kondisinya tidak memungkinkan,” ujar Maria, saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Senin (5/1/26).
Dia mengaku, dari kondisi tersebut, pemerintah daerah telah membangun 3 ruang belajar yang baru, namun 3 lagi masih dalam kondisi memprihatinkan tersebut.
“Siswa saat ini berjumlah sebanyak 72 siswa. Sementara untuk tenaga pendidik, sebanyak 9 orang, 3 ASN dan sisanya adalah P3K ditambah lagi dengan satu orang penjaga sekolah,” terangnya.
Kondisi memprihatinkan lagi, lanjut dia, jika saat hujan tiba, maka mereka harus menyebarang dari kampung ke sekolah, baik itu siswa maupun guru.
“Memang kalu saat banjir, sungai itu meluap dan kita tidak bisa lewat. Satu-satunya jalan yakni harus menumpang dengan perahu untuk menyeberang ke sekolah, karena letak sekolahnya di seberang,” akunya lagi.
Dirinya pun sangat berharap agar, di tahun anggara 2026 ini, ada alokasi anggaran yang diperuntukan bagi pembangunan 3 RKB baru dan jembatan penghubung, sehingga pada saat musim penghujan seperti saat ini, mereka tidak kesulitan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah itu.(ARI-R1)


