Malas Masuk Kantor, Ini Jawaban Lurah Kota Kaimana
Lurah Kota Kaimana, Cornelius S. Rego. (FOTO: KHR)
KAIMANA, KT– Sejumlah warga di Kelurahan Kota Kaimana saat ini mengeluh terkait dengan tidak optimalnya pelayanan Lurah selama ini. Bahkan, keluhan itu pun mereka sampaikan melalui media sosial.
Melalui sebuah postingan di media sosial, akun Facebook dengan inisial YS menggambarkan keresahan warga Kota Kaimana terkait dengan kinerja Lurah. Bahkan, tak segan-segan disebutkan Lurah malas masuk kantor.
Bahkan saat ini, di mana anak-anak yang sedang mengurus surat-surat harus menunggu hingga waktu yang lama, bahkan tidak pernah bertemu dengan Lurah.
Menanggapi hal itu, Lurah Kota Kaimana, Cornelius S. Rego yang berhasil dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (1/4/26), menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang dilakukannya selama ini.
“Untuk pelayanan di Kantor ini, masih tetap kita layani seperti biasa. Mungkin ada beberapa kegiatan selama ini yang menyita waktu saya, sehingga saya tidak berada di tempat, akhirnya terjadi miskomunikasi dengan masyarakat,” jelasnya.
Disinggung soal postingan di media sosial, dimana sejumlah warga saat mengurus surat-surat mereka dan tidak sempat bertemu dengannya, Rego menjelaskan, saat ini masa libur Lebaran, sehingga dirinya pun tidak bisa sepenuhnya membantu karena kantor masih tutup.
” Waktu liburan kemarin, saya biasa layani anak-anak yang mau minta tanda tangan di rumah, bahkan sampai tengah malam. Tapi kalau untuk capnya, saya suruh mereka nanti saat kantor buka, baru datang ke kantor saj,” akunya.
Dikatakan, berkaitan dengan tuduhan dirinya tidak pernah masuk kantor, kata dia, jika tidak ada kegiatan di luar, pasti dirinya tetap berada di kantor untuk memberikan pelayanan, bahkan sampai waktu pulang pun dirinya tetap ada di Kantornya.
Sementara itu, ketika disinggung soal kondisi Kantor Kelurahan Kota Kaimana yang sudah tidak layak lagi karena terjadi kerusakan hampir di seluruh bangunan, dia mengaku, jika sudah beberapa kali melakukan pengajuan ke pemerintah.
“Terus terang, karena kondisi ini, ruang saya yang sebelumnya layak, akhirnya jadi berantakan, terpaksa harus digeser ke ruangan lain. Memang sudah sangat kacau sekali, bahkan lebih parah lagi,” akunya.
Dirinya pun sangat berharap agar proposal yang sudah diajukan dapat direalisasikan tahun ini.
“Kami berharap agar tahun ini sudah bisa direnovasi kembali kantor ini, sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, termasuk juga kenyamanan juga bagi kami yang bekerja di Kantor ini,” tutupnya.(KHR-R1)

