Pasca 1 Positif Corona, Kota Kaimana Mulai Sepi di Malam Hari

0

KAIMANA, KT- Pasca diumumkannya satu pasien positif covid 19 di Kabupaten Kaimana, oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kaimana sekaligus Bupati Kaimana, Matias Mairuma, Kamis (28/5/2020), suasana Kota Kaimana tampak lengang bagai tak berpenghuni.

Sejumlah ruas jalan utama di Kota Kaimana, sekitar pukuk 21.00 WIT, tampak sepi. Hanya satu dua kendaraan roda dua dan roa empat yang masih terlihat lalu lalang.

Pantauan wartawan, meski sepi namun, sejumlah anggota Polres Kaimana pun melakukan patroli secara rutin di seluruh wilayah Kota Kaimana.

Meski demikian, beberapa kendaraan roda dua yang lewat, masih terlihat ada warga yang tidak mengenakan masker.

Beberapa warga Kota Kaimana siang harinya, sejak mengetahui adanya informasi soal satu pasien terpapar positif corona, sudah mulai tergerak hati dan membeli masker di beberapa tempat jual masker.

Mereka mengaku, baru membeli setelah mengetahui adanya berita tersebut untuk mengikuti protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh pemerintah dalam pencegahan covid 19.

Bupati Kaimana, Matias Mairuma dalam konferensi persnya di kantor Bupati Kaimana, Kamis (28/5/2020) mengaku, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya dalam rangka mencegah agar covid 19 ini jangan menyerang Kaimana.

“Kami setiap malam melakukan patroli dan membatasi aktivitas masyarakat, itu bermaksud agar kita jaga Kaimana, jaga seluruh warga Kaimana agar jangan sampai tertular. Namun, saat ini Kaimana sudah dinyatakan bukan daerah hijau lagi. Ini membuktikan, bahwa kita masih belum mengikuti protokol kesehatan yang disarankan oleh pemerintah,” ujarnya.

Dia juga berharap, agar dengan satu pasien telah dinyatakan positif corona ini, warga Kabupaten Kaimana sudah harus menjaga diri, ikuti seluruh protokol kesehatan, selalu pakai masker, seriang cuci tangan dan tetap menjaga jarak dengan orang lain.(ANI-R1)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan