Ratusan Tukang Ojek Gelar Aksi Tolak Maxim di Kaimana
KAIMANA, KT – Ratusan Tukang Ojek mendatangi Polres Kaimana melakukan aksi Protes terhadap kehadiran Maxim di Kota Kaimana.
Kapolres Kaimana, AKBP. Satria Dwi Dharma, S.I.K dalam keterangannya kepada wartawan di Polres Kaimana, Rabu (18/2/26) menjelaskan bahwa Polres hanya memediasi pihak yang berkepentingan dengan kehadiran Maxim tersebut.
Kata AKBP Satria bahwa hasil mediasi tersebut nanti dilanjutkan dengan adanya Rapat Dengar Pendapat dari DPRK Kaimana.
Ia juga menghimbau kepada para sopir angkutan Umum maupun Ojek-ojek agar tetap menjaga khamtibmas dan tetap tenang sambil menunggu hasil RDP dari DPRK nantinya.
” Untuk teman-teman ojek maupun sopir angkutan umum selaku Kapolres saya berharap jangan bertidak berlebihan yang nantinya berujung pidana, mari tenangkan diri sambil menunggu hasil RDP nantinya” ungkap Kapolres.
Bersamaan dengan itu, usai pertemuan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kaimana Daniel Bato Ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa, Dinas perhubungan akan menyurati Pihak Maxim agar untuk sementara jangan beroperasi.
“Kita akan Surati mereka Pihak Maxim agar jangan beroperasi sambil menunggu hasil Rapat dengar pendapat nantinya” ungkap Kepala Dinas.
Ia juga menambahkan bahwa adalah RDP bersama DPRK Kaimana nantinya perlu dihadirkan semua pihak baik itu keterwakilan Ojek maupun angkutan umum serta keterwakilan Pihak Maxim dan juga perlu adanya perwakilan Masyarakat pengguna jasa.
“Saya juga berharap teman-teman ojek maupun angkutan umum dapat menahan diri sambil menunggu hasil RDP bersama DPRK nanti, sudah pasti sebelum RDP ini kami akan Surati pihak Maxim untuk tidak beroperasi sambil menunggu hasil RDP nanti,” pungkasnya. (JRTC-R1)

