Lucky Loupatty: Belilah Barang Mereka, Karena Mereka Hidupkan Generasi Kaimana

0

KAIMANA, KT- Anggota DPRD Kaimana, Lucky Loupatti meminta kepada warga Kabupaten Kaimana untuk membantu pedagang asli Papua yang datang dari kampung, yang saat ini menjajahkan barang dagangan mereka di emper-emper pertokoan, di ruas Jalan Trikora Kota Kaimana.

Hal itu disampaikan Lucky saat ditemui beberapa waktu lalu, terkait dengan kondisi sulit yang dialami oleh warga di tengah pandemi covid 19 yang melanda seluruh tanah air termasuk Kabupaten Kaimana.

“Kami sangat berharap agar warga Kota Kaimana bisa membantu mereka yang saat ini tengah mengalami kesulitan ekonomi, terlebih mereka yang datang dari kampung-kampung dan menjajahkan barang dagangan  mereka di pertokoan,” ujarnya.

Dia dalam keterangannya, mengatakan, memang seharusnya mereka ini bisa diarahkan untuk berjualan di Pasar Inpres Krooy, namun dia mengaku, karena mereka adalah pedagang musiman.

“Jadi mereka tidak sama seperti pedagang lainnya, yang saban hari di pasar. Mereka ini hanya saat musim panen mereka, seperti rica, sayur-sayuran, jeruk, sirih dan pinang, barulah mereka ke Kota untuk menjualnya. Untuk itu, saya memohon agar warga Kota Kaimana bisa membeli barang mereka, karena mereka pulang ke kampung untuk menghidupkan generasi masa depan Kaimana,” harapnya.

Sementara itu, beberapa pemilik usaha di areal Jalan Trikora Kaimana yang berhasil ditemui, mengaku, pihaknya selama ini memberikan kesempatan kepada mama-mama Papua yang berjualan di depan tempat usaha mereka.

“Yah, kami ijinkan. Ini sudah biasa sejak dulu, sejak ibu bapak kami pun mengijinkan mereka bisa berjualan di tempat ini. Namun, yang perlu diperhatikan adalah semoga ada tempat-tempat sampah bisa ditempatkan di kawasan ini. Karena kalau sayur mereka tidak laku, langsung mereka buang. Sehingga harus ada tempat sampah,” ujar salah seorang pemilik toko yang enggan jati dirinya diberitakan.

Salah seorang ASN yang berhasil ditemui, Rabu (6/5/2020) mengaku, dirinya lebih memilih untuk belanja sayur dan keperluan dapur di tempat jualan mama-mama Papua tersebut, selain bisa membantu mereka tetapi juga harganya relatif lebih murah.

“Yah, dari dulu saya selalu beli sayuran mereka. Karena selain kita bagi berkat, tetapi juga sayurnya banyak. Jeruk dan cabe pun lebih banyaknya kita beli di tempat ini. Semestinya, pengembangan ekonomi pertanian mereka harus mendapatkan perhatian lebih dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, sehingga bisa bersaing dengan sayur dan bumbu dapur yang saat ini dijual di Pasar Krooy,” ujarnya.(ANI-R1)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan