Dewan Minta Program Budidaya Rumput Laut Dievaluasi

2

Anggota Komisi B DPRD Kaimana, Rusli Ufnia. | Foto: RIO-KT


KAIMANA, KT Karena dinilai kurang berhasil, maka DPRD Kaimana melalui Komisi B DPRD Kaimana, meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Kaimana, untuk mengevaluasi kembali program budi daya rumput laut yang sudah dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Kaimana.

Pasalnya, saat ini beberapa titik budidaya rumput laut berlumut, bahkan terancam rusak. Diduga hal ini terjadi karena cuaca ekstrim yang terjadi belum lama ini. Hal ini diungkapkan Rusli Ufnia mantan ketua Komisi B DPRD Kaimana, ketika dikonfirmasi di Kaimana, Rabu (13/2).

“Kemarin ketika saya turun itu, ada laporan dari masyarakat, termasuk saya juga melihatnya sendiri bahwa, rumput laut yang sudah disemai ini, dia berlumut. Mungkin salah satu penyebabnya itu karena penyemaian tidak tepat waktu. Artinya kemarin itu, kan mereka menyemai sekitar bulan November-Desember. Ketika itu kan cuaca sudah mulai tidak menentu, sehingga mungkin berdampak pada rumput laut,” ungkapnya.

Rusli juga mengatakan, kemungkinan besar lokasi budidaya ini tidak tepat, sehingga lumut begitu mudah menjangkiti rumput laut. “Saya pikir soal lokasi budidaya ini juga perlu dipertimbangkan kembali. Karena kalau sudah ada lumut seperti ini kan, menunjukkan perairan sekitar itu, tidak mendukung. Olehnya kami berharap, untuk tahun ini dan tahun yang akan datang, jangan lagi ditempatkan di titik ini, karena tidak tepat,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Rusli, biaya yang dikeluarkan untuk budidaya rumput laut ini cukup besar. Oleh karena itu, dirinya berharap agar program yang dilaskanakan juga tidak asal jalan, tetapi harus di rencanakan dengan matang, sehingga bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat yang berkecimpung di budidaya rumput laut.

“Biayanya cukup besar. Pengalaman kita dari tahun ke tahun itu, bahwa program yang dilaksanakan dari perikanan ini tidak terlalu berhasil. Dulu dengan kerambah yang sampai saat ini kita tidak tau hasilnya. Sekarang dengan budidaya rumput laut. Kalau kita bisa fokus ke satu program saja, saya pikir program ini pasti akan berhasil. Tetapi itupun kalau dengan perencanaan yang matang, dan melibatkan ahli dibidang rumput laut, atau paling tidak libatkan mereka yang sudah berhasil dengan budidaya rumput laut ini,” pungkasnya. (RIO-R2)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan