Panglima TNI: Kepercayaan Rakyat adalah Amanah, HUT ke-81 TNI di Kaimana Berlangsung Khidmat
KAIMANA, KT – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Kaimana berlangsung khidmat. Upacara dipusatkan di Makodim 1804/Kaimana, Senin (5/10/2026).
Dandim 1804/Kaimana Letkol Kav M. Sulistyo Nugroho, S.I.P., M.I.P. bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa tingginya kepercayaan publik terhadap institusi TNI merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga oleh seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI.
“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” tegas Panglima TNI dalam amanat tertulis yang dibacakan Dandim.
Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Panglima menilai dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks, ketidakpastian di ruang informasi, serta berbagai potensi ancaman terhadap kedaulatan negara menuntut TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan.
Untuk itu, Panglima memerintahkan seluruh jajaran untuk memperteguh budaya kerja PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Profesional berarti setiap prajurit harus menguasai tugas pokok, meningkatkan kompetensi melalui latihan yang realistis, serta taat hukum dan menjunjung tinggi integritas. Responsif yakni memiliki kepekaan terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur.
Integratif diwujudkan dengan membangun sinergi bersama seluruh komponen bangsa dalam mengawal pembangunan nasional sekaligus menjaga stabilitas negara. Modern menuntut TNI menguasai alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dan teknologi secara optimal guna menghasilkan daya tangkal serta daya tempur yang nyata.
Sementara Adaptif berarti menjadikan setiap pengalaman penugasan sebagai bahan pembelajaran, terus berinovasi, serta menyesuaikan doktrin dan latihan dengan perkembangan bentuk ancaman.
“Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul. Oleh karena itu, tingkatkan kompetensi dan kesiapan agar seluruh sumber daya dapat dipergunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.
Di akhir amanat, Panglima TNI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian dalam menjalankan tugas membela bangsa dan negara di manapun berada.
Upacara tersebut turut dihadiri Bupati Kaimana Hasan Achmad, Kapolres Kaimana, Danlanal Kaimana, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Momentum peringatan HUT ke-81 TNI di Kaimana ini diharapkan semakin memperkuat sinergi TNI bersama rakyat dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(RIS-R1)
