Gedung Baru Fakultas Kedokteran Unipa Diresmikan

0

SORONG, KT- Gubernur Papua Barat. Dominggus Mandacan, meresmikan penggunaan gedung baru Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Papua (Unipa) di Km 28 Kabupaten Sorong, Rabu (18/3/2020).

Hadir dalam acara peresmian itu, Sekda Papua Barat, Nataniel D. Mandacan, Rektor Universitas Papua, Jacob Manusawai, Bupati Sorong, Jhon Kamuruk serta undangan lainnya.

Gubernur Dominggus dalam sambutannya mengatakan, dengan didirikannya fakultas kedokteran di Papua, anak-anak Papua yang memiliki kemampuan yang baik dan ingin menjadi dokter, tidak perlu lagi, jauh-jauh ke luar Papua.

“Kehadiran gedung baru ini dan terutama fakultasnya ini terus memberikan harapan semakin banyak anak-anak asli Papua yang belajar di kampus ini dan bisa menjadi dokter. Mereka bisa dikirim ke daerah-daerah untuk memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat,” ujarnya.

Orang Nomor Satu di Provinsi Papua Barat ini pun mengingatkan kepada seluruh warga Papua Barat untuk tetap waspada terhadap penyebaran covid 19.

“Pemerintah daerah sudah melakukan berbagai langkah preventif. Untuk itu, warga Papua Barat perlu mendukungnya dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, selalu mengikuti saran pemerintah dan terlebih lagi tidak melaksanakan kegiatan di luar rumah selama 14 hari ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unipa, Jacob Manusawai, memberikan apresiasi kepada Pemprov Papua Barat yang telah memberikan dukungan sehingga bangunan fakultas ini bisa selesai.

“Ke depannya, sumber daya fakultas ini, khususnya tenaga pengajar harus ditambah, sehingga lebih matang dalam menyiapkan para calon dokter. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala daerah, Bupati dan Wali Kota yang telah memberikan bantuan untuk pengembangan fakultas ini,” ujarnya.

Sekedar diketahui, lokasi pembangunan kampus Fakultas Kedokteran Unipa di Sorong, merupakan hibah dari Bupati Sorong sejak 5 tahun yang lalu, di atas lahan seluas 140 hektar.

Sementara itu, jumlah mahasiswa yang mengenyam pendidikan di fakultas ini sebanyak 180 mahasiswa yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia, termasuk 14 mahasiswa dari Kabupaten Kaimana.

14 mahasiswa Kaimana tersebut, saat ini sebanyak 1 orang sedang persiapan menjalani proses klinis atau coas, dan 13 mahasiswa lainnya masih berada di semester IV dan II.

“Kami berharap, ada perhatian khusus dari Pemda Kaimana,” sebut salah seorang mahasiswa asal Kabupaten Kaimana.(ANI-R1)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan