Kolam Sisir Masuk Nominasi 6 Besar Wisata Unik

0

Desain Perencanaan Pekerjaan Landscape Kolam Sisir


Kolam Sisir adalah satu dari 6 nominator yang terpilih dalam ajang wisata unik versi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award tahun 2021, sebuah penghargaan pariwisata terbesar di Tanah Air.

Sebagai warga Kaimana, tentunya saya secara pribadi merasa bangga dengan keberhasilan ini, yang bukan hanya sekedar unik, tetapi juga mendapatkan dukungan dari warga Kaimana, yang terus menerus memberikan ‘polling penilaian’ kepada panitia penyelenggara dalam hal ini API, apalagi jalur jalan terjal menuju Kolam Sisir, saat ini juga mulai ramai, sebagai obyek wisata sekaligus menjadi arena olahraga jalan santai.

Bupati Kaimana dan Wakil Bupati Kaimana pun, saban saat menggunakan jalur jalan ini, sebagai ajang berolahraga, diikuti juga oleh warga lainnya. Keunikan itu, ternyata tidak hanya memberikan pemandangan sejuk di mata, tetapi juga membangkitkan ‘naluri sehat’ di tengah pandemi covid 19 saat ini.

Sebagai warga Kaimana, meski gaungnya tak sebesar Kampung Namatota dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021, yang hanya masuk dalam 300 nominasi, namun bagi saya, Kolam Sisir telah menorehkan sejarah panjang bahwa DIA-lah yang terpilih masuk dalam ajang kompetisi yang sangat bersaing saat ini.

Keindahan laut yang merosok masuk jauh ke dalam palung kawasan pegunungan itu, seakan menjadi daya tarik tersendiri bagi semua orang, termasuk saya dan kita semua.

Pengembangan kawasan Kolam Sisir pun ternyata telah masuk dalam salah satu point program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kaimana yang diposting melalui media sosial (YouTube). Ini sebuah maha karya yang luar biasa, jika kawasan itu diolah dengan model seperti yang direncanakan dalam 100 hari kerja dimaksud, meski yang baru terlihat saat ini Cuma pemancangan papan nama dan papan himbauan yang digelar oleh komunitas SINARA Kaimana. Tetapi bagi saya, ini sebuah maha karya besar yang perlu kita apresiasi bersama.

Kolam Sisir dengan segala keunikannya di dalam, tentunya perlu dipikirkan kebijakan tindaklanjutnya, salah satu yang sering menggelitik hati kecil saya yakni, penambangan material bahan galian golongan C oleh masyarakat lokal sepanjang jalur jalan menuju Kolam Sisir. Padahal, ini saban hari dilalui oleh ‘warga Kaimana’ yang sering berolahraga di kawasan itu. Yah, begitulah kira-kira.

Kolam Sisir yang adalah unik, tentunya perlu dipikirkan akses Jalannya, termasuk status jalannya, apakah akses jalan yang sedemikian terjal itu, ke depannya perlu dibenahi ataukah dibiarkan begitu saja, sebagai ajang olahraga warga Kaimana?

Sebagai destinasi wisata unik, tentunya kita semua pun harus bisa menjaga kebersihan tempat itu, menjaga dan merawat seluruh potensi keunikannya di dalam. Ternyata, masih banyak lagi yang perlu dilakukan, walau program 100 hari telah kita lewati bersama, namun setidaknya, keberhasilan ini, KOLAM SISIR adalah bagian dari tanggungjawab kita bersama, untuk menjadikannya sebagai potensi pariwisata masa depan Kaimana. Amin…

#CatatanRedaksi


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan