Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana, Kosmas SARKOL, S.Pd. | Foto: RIO-KT


KAIMANA, KT – Untuk mengoptimalkan pelayanan pendidikan yang ada di kampung-kampung, maka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kaimana memberikan penegasan khusus terkait hal ini. Hal ini juga sudah ditegaskan oleh Kepala Disdikpora Kaimana, Kosmas Sarkol, S.Pd beberapa waktu yang lalu.

Ketegasan ini pun sudah realisasikan, yakni dirinya sudah ancang-ancang mencopot 20-an kepala sekolah yang bertugas di kampung-kampung. menurutnya, alasan yang paling utama pencopotan kepala sekolah ini, lebih disebabkan karena tidak maksimalnya proses KBM yang di pimpin oleh kepala-kepala sekolah tersebut.

“Saya pikir, langkah ini yang harus saya ambil untuk menyelamatkan pelayanan pendidikan di sekolah-sekolah ini. Karena sudah banyak laporan, dan saya juga sudah melihatnya sendiri. Sehingga kebijakan ini harus saya ambil untuk menyelamatkan anak-anak yang ada di kampung-kampung. Saya harap ketegasan saya ini tidak salah,” ungkapnya.

Menurutnya, kepala sekolah ini sebagai manager di sekolah tersebut, sehingga seorang kepala sekolah harus bisa memanage sekolahnya. “Sebagai seorang pimpinan (sekolah), dia harus bisa manage sekolahnya. Jangan sampai dia sendiri yang membuat persoalan. Ini yang saya paling tidak inginkan,” ujarnya.

Walaupun demikian, kepastian pencopotan 20-an kepala sekolah ini, masih harus menunggu pertimbangan kepala daerah. “Saya sudah ambil keputusan ini, dan saya akan laporkan kepada pak bupati. Kalau pak bupati juga setuju dengan kebijakan saya ini, maka pasti 20-an kepala sekolah ini akan saya copot dari jabatannya. Saya berharap ini juga menjadi pelajaran bagi kepala-kepala sekolah yang lainnya,” tuturnya. (RIO-R2)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan