Di Puncak HUT Kaimana XXIII, Wagub Lakotani ; Pemprov PB akan Bangun Jalan Buruway Tembus Fakfak
KAIMANA, KT- Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menyebutkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat akan mendorong pembangunan ruas jalan dari Distrik Buruway Kabupaten Kaimana tembus ke Kabupaten Fakfak, sebagai salah satu jalur utama pengembangan ekonomi masyarakat ke depan.
Hal itu ditegaskan Lakotani, usai menghadiri puncak acara HUT Kaimana ke 23 yang berlangsung di GOR Kaimana, Sabtu (25/4/26).
“Infrastruktur jalan ini penting sekali untuk menghubungkan wilayah-wilayah terisolir dengan pasar. Kita ke depannya, selain terus membangun ruas jalan Trans Papua Barat, tetapi kita juga ingin agar wilayah-wilayah terisolir, seperti Buruway, kita akan bangun jalan menuju ke Kabupaten Fakfak. Ini harus bisa terhubung, agar ke depannya akses masyarakat bisa dipermudah,” ujarnya kepada sejumlah wartawan Kaimana.
Dia mengatakan, selain ruas jalan dari Distrik Buruway tembus ke Fakfak, tetapi juga Pemerintah Provinsi Papua Barat akan memperbaiki ruas jalan wilayah Yamor yang terkena dampak dari banjir dan kerusakan yang terjadi di wilayah itu.
Selain infrastruktur jalan, lanjut Wagub, untuk Kaimana ke depan juga Pemerintah Provinsi Papua Barat akan memprioritaskan pembangunan sejumlah jembatan dan pelabuhan laut, untuk mempermudah akses bagi masyarakat, sekaligus sebagai titik pertumbuhan ekonomi baru di setiap wilayah.
Selain infrastruktur, lanjut Wagub Orang Kaimana ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat juga akan mendorong Kaimana sebagai ikon pariwisata dunia, dengan terus mendorong pengembangan wisata Teluk Triton.
“Kita akan melalukan promosi besar-besaran dan pembangunan fasilitas pariwisata yang ramah bagi masyarakat lokal, agar anak-anak asli Kaimana bisa menjadi pengusaha di negerinya sendiri,” tegasnya.
Wagub Lakotani pun menegaskan, selain infrastruktur dasar, Pemerintah Provinsi Papua Barat pun akan tetap mendorong peningkatan akselerasi pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat tetap memprioritaskan dan memastikan, tidak ada anak Kaimana berusia sekolah yang tidak sekolah. Olehnya, kita telah menyediakan program beasiswa dan peningkatan layanan rumah sakit, agar masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh mencari pengobatan ke luar daerah,” pungkasnya.(ARI-R1)

