Launching Bantuan Beras dan Minyak Goreng ; Dedy Ombaier Minta Bansos Harus Tepat Sasaran
KAIMANA, KT- Mewakili Bupati Kaimana, Asisten II Setda Kaimana, Dedy Junaedi Ombaier, akhirnya melaunching penyaluran bantuan beras dan minyak goreng kepada ribuan warga Kaimana.
Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Bupati, Selasa (5/5/26) tersebut, dalam sambutannya, Ombaier menyebutkan jika bantuan pangan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu meringankan beban masyarakat.
“Beras dan minyak goreng merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi rumah tangga. Olehnya, Pemerintah berharap bantuan ini dapat tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dia pun berharap, kiranya penyaluran ini bisa by name-by address dan tidak salah sasaran yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Dirinya juga berharap agar, para pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam memperkuat tantangan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kaimana secara baik dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kaimana, Alexander Furay mengapresiasi pemerintah pusat atas bantuan pangan yang diberikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dibantu oleh Perum Bulog Fakfak kepada masyarakat Kaimana.
“Bantuan ini disalurkan kepada masyarakat Kaimana yang tergolong atau memenuhi syarat untuk dibantu,” jelas Alexander.
Selain itu, Kadis DKPP mengatakan jika alokasi distribusi tahun ini untuk tahap I yaitu bulan Februari-Maret dan dijadwalkan harus selesai secara teknis maupun admistrasi sampai dengan tanggal 31 mei 2026.
Kata dia sesuai data, jumlah masyarakat penerima bantuan ini sebanyak 5804 Kepala keluarga (KK) yang berada pada 69 Desa di Sejumlah distrik di kabupaten Kaimana.
“Total bantuan beras 116,080 ton dan minyak goreng 23,236 ribu liter. Dan untuk bantuan per KK itu 10 Kg beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini dari tahun ke tahun sudah menurun. Saya kira, tingkat kesejahteraan masyarakat di daerah ini sudah mengalami kenaikan dan itu baik,” ujarnya.
Kadis yang cukup dekat dengan wartawan ini juga berharap, ke depannya program bansos ini semakin meningkat kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak ada lagi bantuan yang diberikan, kecuali untuk cadangan pangan bencana alam dan lain-lain.
“Saya juga berharap agar para Kepala Distrik dapat membantu mengkoordinir penyaluran bantuan di wilayahnya masing-masing, sehingga penyalurannya dapat diterima oleh para penerima manfaat, meski di daerah terpencil sekalipun,” pintanya.(KHR-R1)

