Dampak Corona, Warga Miskin di Kota Kaimana Mulai Ikat Perut

0

KAIMANA, KT- Dampak sosial ekonomi dari corona virus diseases, mulai dirasakan oleh sebagian besar warga miskin di wilayah Kota Kaimana.

Aktivitas masyarakat yang mulai dibatasi oleh pemerintah, berdampak besar bagi mereka yang selama ini mengantungkan hidup mereka dari mencari nafkah dan rejeki pada malam hari.

Salah seorang tukang becak yang berhasil ditemui, Senin (20/4/2020) mengaku, dia harus menghidupi keluarganya dengan saban hari mengayuh becak. Dengan penghasilan yang serba pas-pasan, dia selama ini bisa membeli beras dan kebutuhan dalam rumahnya.

“Tapi karena corona ini, terus terang untuk cari 5.000 saja susah sekali, karena orang tidak keluar rumah. Apalagi sekarang kapal juga tidak masuk. Untuk cari setoran 15.000 pun sangat susah bos,” ujar lelaki tua yang enggan namanya disebutkan ini.

Dia sangat berharap uluran tangan dari pemerintah daerah, agar bisa segera merealisasikan bantuan sembako kepada mereka. Jika tidak, maka mereka akan sangat merasakan kesulitan.

“Kalau begini, kami tidak bisa makan. Karena saya hanya berharap dari becak ini saja,” akunya.

Salah seorang tukang ojek, yang juga enggan dirinya tidak dipublikasikan, mengaku, dengan pemberlakuan jam malam, pendapatan mereka pun sangat menurun, dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.

“Terus terang, biasanya pada jam malam itu yang lebih rame, karena kita bisa dapat sedikit untuk istri anak. Karena siang hari kita cari untuk setoran. Katanya ada pembebasan, tetapi sampai dengan bulan ini, kami masih angsur di dealer,” ujarnya dengan penuh tanda tanya.

Lain dengan tukang ojek, sejumlah pedagang di Pasar Sayur Krooy pun mengaku, meski harga sejumlah kebutuhan pokok ini mengalami kenaikan sebagai akibat dari dampak covid 19 ini, namun harga sayur mayur, seperti sayuran lokal tidak mengalami kenaikan.

“Bukan hanya itu saja, sayur pun tidak laku. Kasihan, kami ini mau makan apa? Kalau pemerintah belum kasih bantuan, maka kami mungkin bisa mati bukan karena corona tetapi mati karena lapar,” akunya.

Sekedar diketahui, hingga saat ini, warga Kaimana baru mendapatkan sentuhan donasi sembako dari Partai NasDem, Polres Kaimana dan Badan Kontak Majelis Taklim Kaimana.(ANI-R1)

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan