Pelni Kaimana Imbau Penumpang Hindari Tiket dari Akun Medsos Tak Resmi
KAIMANA, KT — PT Pelni (Persero) Cabang Kaimana mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat membeli tiket kapal, terutama terhadap penawaran yang muncul melalui media sosial.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah calon penumpang menjadi korban penipuan atau praktik percaloan yang mengatasnamakan PT Pelni.
Kepala Urusan Operasi dan Pelayanan PT Pelni (Persero) Cabang Kaimana, Cosmas Kornelius Toki, mengatakan pihaknya tidak menjual tiket melalui Facebook, TikTok maupun Instagram.
Hal itu disampaikan Cosmas saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2026).
“Kami mengimbau kepada masyarakat Kaimana agar membeli tiket di loket Pelni Kaimana maupun melalui platform resmi. Kami tidak menjual melalui Facebook, TikTok dan Instagram. Hati-hati karena banyak kasus pelanggan terjebak dan terlena melalui calo di media sosial yang berkedok penipuan,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat dapat membeli tiket melalui loket resmi PT Pelni maupun layanan digital yang disediakan perusahaan.
Salah satunya melalui layanan Pelni 162 yang dapat diakses melalui WhatsApp untuk memperoleh informasi maupun melakukan pemesanan tiket.
Selain itu, calon penumpang juga dapat menggunakan aplikasi Pelni Mobile yang tersedia di Play Store. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket secara daring tanpa harus datang langsung ke loket.
“Kita menjual tiket selain di loket resmi, juga di Pelni 162. Bisa chat di WhatsApp langsung di situ. Kemudian bisa juga di aplikasi Pelni Mobile yang bisa di-download di Play Store untuk memesan tiket kapal seperti biasa,” jelasnya.
Cosmas juga mengingatkan masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kapal Pelni agar melakukan pemesanan tiket sejak jauh-jauh hari.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mulai memanfaatkan layanan pembelian tiket secara online sehingga calon penumpang perlu mengatur waktu pemesanan lebih awal.
“Kalau bisa pesan tiketnya jauh-jauh hari karena sudah banyak calon penumpang kapal Pelni khususnya di Kaimana yang mulai menggunakan aplikasi Pelni Mobile untuk pembelian tiket secara online. Sistem sekarang siapa cepat dia dapat, itu yang kita antisipasi,” katanya.
Ia berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap akun media sosial yang menawarkan tiket Pelni dengan harga atau cara pemesanan tertentu tanpa melalui saluran resmi perusahaan.
Pembelian melalui loket Pelni, Pelni 162 maupun aplikasi Pelni Mobile dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan tiket yang diperoleh calon penumpang benar-benar resmi sekaligus menghindari risiko penipuan.(KHR-R1)
