PGRI Kaimana Peringati Hari Anak Nasional, IGTKI dan Himpaudi Resmi Bernaung di Bawah Satu Payung Organisasi
KAIMANA, KT – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Kaimana berlangsung meriah. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kaimana menggelar berbagai perlombaan bagi anak-anak usia dini yang dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Kaimana, Kamis (23/7/2026).
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan tersebut diikuti oleh 32 sekolah Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai wilayah di Kabupaten Kaimana.
Meski agenda jalan pagi yang semula direncanakan harus dibatalkan akibat cuaca yang kurang bersahabat, rangkaian kegiatan tetap berlangsung meriah melalui pembukaan resmi, perlombaan antarsekolah hingga penyerahan hadiah kepada para peserta.
Kepala Bidang Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana, Doni Patabang, saat membuka kegiatan mengatakan Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk mengingatkan semua pihak agar semakin peduli terhadap tumbuh kembang anak.
Menurutnya, peran orang tua dan tenaga pendidik sangat menentukan masa depan generasi penerus bangsa.
“Hari ini banyak orang tua yang hadir mendampingi anak-anaknya. Saya berharap ke depan bukan hanya orang tua, tetapi juga para pendidik terus memberikan dukungan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dan berharap peringatan Hari Anak Nasional tahun depan dapat dikemas lebih besar dengan melibatkan peserta dari jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK.
“Anak-anak di jenjang SD sampai SMA/SMK juga masih termasuk kategori anak. Karena itu mereka juga perlu dilibatkan agar peringatan Hari Anak Nasional benar-benar menjadi milik semua anak,” katanya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kaimana, Yosaphat Lamawuran, menyampaikan bahwa peringatan HAN tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Kaimana.
Ia menegaskan, mulai saat ini Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) resmi menjadi bagian dari PGRI Kabupaten Kaimana.
“Selama ini ada anggapan bahwa guru-guru TK dan PAUD berjalan sendiri. Mulai saat ini kita menjadi satu bagian dan PGRI menjadi payung besar bagi seluruh tenaga pendidik,” tegasnya.
Menurut Yosaphat, peringatan Hari Anak Nasional akan menjadi program rutin tahunan PGRI Kabupaten Kaimana sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendukung perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan mendukung proses tumbuh kembang mereka, baik di lingkungan keluarga maupun di satuan pendidikan.
“Anak-anak merupakan investasi masa depan Kaimana. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama memastikan mereka tumbuh dengan baik dan memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Yosaphat mengajak Pemerintah Kabupaten Kaimana, Dinas Pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung program-program yang berfokus pada perlindungan anak.
Ia juga berharap peringatan Hari Anak Nasional pada tahun-tahun mendatang tidak hanya diikuti peserta TK dan PAUD, tetapi juga melibatkan siswa SD, SMP hingga SMA/SMK sehingga semangat Hari Anak Nasional dapat dirasakan oleh seluruh anak di Kabupaten Kaimana.(KHR-R1)

