DKPP Kaimana Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Jadi Garda Terdepan Kemajuan Pertanian
KAIMANA, KT- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang digelar di Aula Kantor DKPP Kaimana, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala DKPP Kabupaten Kaimana, Alexander Furay, dan menghadirkan narasumber dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Dr. Mikael, S.P., M.Si. guna memberi pelatihan bagi 40 anggota Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) serta perwakilan ASN dari tiap-tiap bidang pada DKPP Kaimana sendiri.
Dalam sambutannya, Alexander menegaskan bahwa Penyuluh Pertanian Lapangan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian di daerah.
Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi para penyuluh harus terus dilakukan agar mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani.
“PPL harus menjadi motor penggerak sekaligus pendamping bagi petani dalam meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha pertanian. Untuk itu, kemampuan dan kompetensi mereka perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.
Menurut Alexander, capaian sejumlah program dan kegiatan DKPP sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Namun, keberhasilan tersebut harus diimbangi dengan penguatan kualitas SDM, khususnya para penyuluh yang berada di garis terdepan dalam mendampingi kelompok tani.
Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas para penyuluh agar dapat menjalankan tugasnya secara lebih profesional, baik sebagai pendamping, fasilitator, maupun penghubung antara petani dan pemerintah.
Alexander berharap para peserta dapat berkembang menjadi tenaga penyuluh dan pendata yang handal serta mampu mendukung berbagai program pembangunan pertanian di daerah.
“Menjadi penyuluh pertanian profesional tidak hanya membutuhkan pengetahuan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi dan pendampingan yang baik. Dengan kompetensi yang memadai, mereka dapat membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Melalui pelatihan ini, DKPP Kaimana berharap lahir penyuluh-penyuluh yang lebih kompeten, inovatif, dan siap menjadi garda terdepan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kaimana.
“Harapan kami, ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di lapangan sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat tani di Kaimana,” pungkasnya.(KHR-R1)

