...

BKPSDM Papua Barat Tawarkan Inovasi Pelayanan Publik

0
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BKPSDM Provinsi Papua Barat, Faisal Kelian.(FOTO: KHR)

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BKPSDM Provinsi Papua Barat, Faisal Kelian.(FOTO: KHR)

KAIMANA, KT- Kabupaten Kaimana menjadi lokasi pelaksanaan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Barat, Rabu (24/6/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran bagi para pejabat administrator untuk mengasah kemampuan kepemimpinan sekaligus melahirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

 

Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kaimana ditetapkan sebagai lokus studi lapangan, yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana dan Dinas Pariwisata Kabupaten Kaimana.

 

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BKPSDM Provinsi Papua Barat, Faisal Kelian, mengatakan studi lapangan tersebut bertujuan memberikan ruang bagi peserta untuk mempresentasikan berbagai gagasan dan inovasi yang telah mereka kembangkan selama mengikuti pelatihan.

 

Menurutnya, inovasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi tugas akademik semata, tetapi juga diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi organisasi perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

“Para peserta hadir untuk mempresentasikan inovasi yang telah mereka kembangkan selama mengikuti pelatihan. Inovasi tersebut kemudian ditawarkan kepada OPD yang menjadi lokus kegiatan sebagai upaya mendukung peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan publik,” ujar Faisal.

 

Lanjut dia, Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun 2026 diikuti oleh 41 peserta yang berasal dari berbagai pemerintah kabupaten di Papua Barat serta sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

 

Dalam pelaksanaan studi lapangan, para peserta dibagi ke dalam dua kelompok. Sebanyak 21 peserta melaksanakan kegiatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, sedangkan 20 peserta lainnya ditempatkan di Dinas Pariwisata Kabupaten Kaimana.

 

Melalui pembagian tersebut, peserta dapat melakukan identifikasi persoalan, berdiskusi dengan perangkat daerah terkait, sekaligus menawarkan solusi inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas kinerja organisasi.

 

“Peserta berasal dari berbagai instansi pemerintah di Papua Barat. Mereka dibagi ke dalam dua kelompok untuk melakukan studi lapangan dan mempresentasikan inovasi yang telah disiapkan kepada OPD yang menjadi lokasi kegiatan,” jelasnya.

 

Faisal berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan inovasi yang diperoleh selama pelatihan ketika kembali ke instansi masing-masing. Dengan demikian, hasil pelatihan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi dapat memberikan dampak nyata terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

 

“Harapan kami, para peserta dapat terus mengembangkan inovasi yang telah diperoleh dan menerapkannya di lingkungan kerja masing-masing demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Kegiatan studi lapangan ini sekaligus menjadi momentum kolaborasi antara peserta pelatihan dan pemerintah daerah dalam mencari solusi atas berbagai tantangan pelayanan publik, sehingga mampu mendorong terciptanya birokrasi yang lebih inovatif, responsif, dan profesional di Papua Barat.(KHR-R1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.