Terekam CCTV, Pencuri di Kaimana Ini Lempar Uang ke Pemilik Toserba

0

KAIMANA, KT- Dua warga Kaki Air Kecil Kota Kaimana, berinisial EW dan MN, terciduk saat diduga melakukan aksi pencurian di toko serba ada (Toserba) Simpati Kaimana, sekitar pukul 10.40 WIT, Senin (9/3/2020).

Aksi dugaan pencurian tersebut, menyebabkan pemilik toserba, Ronaldo David, langsung melaporkannya ke Polsek Kaimana.

Kapolres Kaimana, AKBP Iwan P. Manurung, SIK dalam keterangan persnya mengatakan, hingga saat ini polisi telah melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dengan kasus ini.

Dia lebih lanjut mengatakan, terkait dengan peristiwa ini, diharapkan warga Kota Kaimana dan sekitarnya, jangan terpancing provokasi, karena saat ini sudah ditangani pihak kepolisian.

Dia menjelaskan, awal kejadian sekitar pukul 10.40 WIT, dua orang terduga, masuk ke Toserba Simpati. EW bertugas untuk menghalangi orang dan MN melakukan aksinya mengambil sejumlah kosmetik di dalam toserba tersebut.

Namun, mereka tidak menyangka, jika aksi mereka terekam CCTV yang dipasang oleh pemilik toko. Setelah melakukan aksi mereka, keduanya ditahan oleh petugas kasir yang diinfokan oleh pemilik toko bahwa telah terjadi pencurian oleh keduanya.

Namun, saat diinterogasi oleh pemilik toserba dan beberapa petugas kasir, MN mengelak dan melemparkan uang Rp. 50.000 ke arah pemilik toserba sambil berdalih bahwa dirinya telah membayar barang-barang tersebut.

Kapolres juga menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan, akan kemungkinan aksi tersebut telah menyasar di beberapa toserba lainnya yang ada di Kota Kaimana.

Terkait dengan peristiwa tersebut, salah seorang kasir mempostingnya di media sosial dan telah menjadi viral di antara warganet di Kota Kaimana.

Banyak pihak menyayangkan kejadian ini, dan berharap agar aparat penegak hukum dapat memberikan hukuman yang tegas terhadap mereka sesuai dengan perbuatan mereka.(ANI-R1)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan