...

100 Guru BK se-Kabupaten Kaimana Ikuti Bimtek, Perkuat Layanan Konseling di Sekolah

0
IMG-20260625-WA0011

KAIMANA, KT – Sebanyak 100 peserta yang terdiri dari guru Bimbingan dan Konseling (BK), wali kelas, serta tenaga pendidik dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Kaimana mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru BK Tahun 2026.

Kegiatan yang merupakan kerja sama antara Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kaimana dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Papua Barat itu berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, di SMA Negeri 1 Kaimana.

Mewakili Kepala Disdikpora Kabupaten Kaimana, Sekretaris Disdikpora Julius Nanay mengapresiasi para guru yang mengikuti kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan peserta didik di daerah.

Menurut Julius, peningkatan kompetensi di bidang bimbingan dan konseling tidak hanya penting bagi guru BK, tetapi juga bagi wali kelas yang berinteraksi langsung dengan siswa setiap hari.

“Kenapa wali kelas juga diundang? Karena harus ada sinkronisasi. Wali kelas juga dapat berperan membantu fungsi-fungsi bimbingan dan konseling di sekolah,” ujar Julius saat membuka kegiatan di Aula SMA Negeri 1 Kaimana, Kamis (25/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Julius juga menyoroti masih rendahnya kemampuan literasi sebagian peserta didik. Ia mengaku menerima laporan bahwa masih terdapat siswa di tingkat SMA yang belum memiliki kemampuan membaca secara baik.

“Kemarin ada laporan, di beberapa SMA masih ada siswa yang belum bisa membaca dengan baik. Di wilayah kota saja masih ditemukan kondisi seperti itu, apalagi di daerah kampung. Jika dibiarkan, maka persoalan ini akan terus berlanjut,” tegasnya.

Karena itu, ia berharap para guru dapat memanfaatkan kegiatan bimtek untuk meningkatkan kapasitas diri dalam mendampingi dan membentuk karakter siswa agar menjadi generasi yang berkualitas, berkarakter, serta memiliki kompetensi yang mampu bersaing di masa depan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Olivia Songyanan, S.Th., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi peserta didik di era digital.

Menurutnya, berbagai persoalan seperti perundungan (bullying), penyesuaian sosial, hingga kesehatan mental dan perkembangan emosional siswa menuntut kehadiran guru BK yang profesional dan memiliki kompetensi yang memadai.

“Guru Bimbingan dan Konseling memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam membantu perkembangan kepribadian dan kesehatan mental peserta didik. Karena itu, peningkatan kapasitas guru BK menjadi kebutuhan yang mendesak,” ujarnya.

Olivia menjelaskan, bimtek ini bertujuan meningkatkan keterampilan fungsional dan wawasan profesional guru BK. Para peserta juga mendapatkan pembekalan terkait standarisasi mutu layanan konseling sekolah, metodologi asesmen siswa berbasis instrumen modern, serta sinkronisasi program administrasi daerah dengan platform pelaporan administrasi BGTK Pusat.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, BGTK Provinsi Papua Barat menghadirkan sejumlah narasumber dan fasilitator, yakni Muhammad Zulfa Sukmawan, M.Pd., selaku Person in Charge (PIC) BGTK Papua Barat, Putra Pulung Pamungkas, S.Sos., selaku Admin BK BGTK Papua Barat, Maria Eka Dama Sarkol, S.Pd., sebagai fasilitator nasional, serta Muharani sebagai fasilitator daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kompetensi guru BK di Kabupaten Kaimana semakin meningkat sehingga mampu memberikan layanan konseling yang berkualitas, responsif terhadap kebutuhan peserta didik, serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.(KHR-R1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.