BEM Politeknik Lengguru Kaimana Dilantik
KAIMANA, KT- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Lengguru Kaimana (POLENKA) resmi dilantik di Kampus Lengguru, Selasa (28/7/26).
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Plt. Direktur POLENKA, Onesimus Maray, S.IP, M. Tr. AP dan dihadiri juga oleh Kepala Biro Kemahasiswaan POLENKA Kaimana, Daud Emerson Iek, M. Sos.
Sekedar diketahui, dalam musyawarah BEM POLENKA pada 4 Juli 2026 lalu, BEM terpilih yakni Ketua, Vecky Ronaldo Wyara dan Marly Rumakamar sebagai Wakil Ketua BEM.
Plt Direktur POLENKA, Onesimus Maray, S.IP, M. Tr. AP, dalam sambutannya mengatakan, Badan Eksekutif Mahasiswa merupakan sebuah lembaga eksekutif intra kampus di tingkat perguruan tinggi, yang berfungsi sebagai wadah utama untuk menampung aspirasi mahasiswa, menjalankan program kerja, serta melatih jiwa kepemimpinan.
“Kami berharap dengan dilantiknya BEM POLENKA ini, pengurus BEM yang ada dapat menyuarakan dan menyampaikan pendapat serta keluh kesah mahasiswa kepada pihak kampus atau rektorat. BEM juga diharapkan mampu melaksanakan berbagai kegiatan atau acara kemahasiswaan di kampus dan mengawasi kebijakan kampus agar tetap adil bagi seluruh warga kampus,” ujarnya.
Dia juga berharap, pengurus BEM periode 2026-2028 ini, tetap menjaga amanah dan integritas, jujur dan penuh tanggung jawab, serta tidak memakai jabatan demi kepentingan pribadi.
Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan POLENKA, Daud Emerson Iek, M. Sos dalam kesempatan itu, menegaskan, meski BEM ini telah dilantik dan ke depannya banyak program kerja yang akan dilakukan, namun setiap pengurus tidak harus melalaikan kewajiban utama menyelesaikan perkuliahan tepat waktu.
“Kampus sangat berharap agar, apa yang belum dibuat oleh BEM terdahulu, dapat dilakukan oleh kepengurusan BEM saat ini, agar program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh mahasiswa dan masyarakat, bukan sekadar simbol atau demi konten media sosial,” tegasnya.
Dia juga menambahkan, BEM ke depannya juga harus bisa membangun komunikasi yang baik dan sinergi dengan pihak kampus serta lembaga kemahasiswaan lainnya.
“Badan Eksekutif Mahasiswa ini merupakan rumah bersama. Karena ini merupakan milik semua mahasiswa, maka aspirasi dari luar lingkaran pengurus pun tetap harus didengar dan diperhatikan,” harapnya.(ARI-R1)

