Pemkab Kaimana Perkuat Daya Saing UMKM Melalui Pemasaran Digital
KAIMANA, KT – Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindakop UKM) terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing bagi pelaku UMKM yang digelar di RM. Makan Belia Kaimana, Senin (21/9/2026) dan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Kaimana Bidang Pembangunan, Azer Nyai.
Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi, pemasaran, dan pengembangan usaha sehingga produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Azer Nyai mengatakan, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong tumbuhnya kewirausahaan.
Menurutnya, Kabupaten Kaimana memiliki beragam potensi produk unggulan, mulai dari hasil perikanan, olahan pangan, kerajinan hingga produk kreatif lainnya. Namun, kemampuan menghasilkan produk berkualitas perlu diimbangi dengan strategi pemasaran yang mampu menjangkau konsumen lebih luas.
“UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat serta mendorong tumbuhnya kewirausahaan,” kata Azer saat membuka kegiatan bimtek.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi digital telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mencari informasi, berbelanja, hingga melakukan transaksi. Kondisi ini menuntut pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan memanfaatkan media sosial, marketplace, dan berbagai platform digital.
Azer berharap, peserta bimtek dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai strategi digital marketing, pembuatan konten promosi, pemanfaatan media sosial, fotografi produk, serta cara membangun komunikasi yang efektif dengan pelanggan.
Selain aspek pemasaran, ia juga menekankan pentingnya penguatan identitas dan branding produk lokal. Menurutnya, merek yang kuat dapat memberikan nilai tambah sekaligus membantu produk UMKM Kaimana memiliki daya saing di pasar regional maupun nasional.
“Jangan sampai produk yang dihasilkan masyarakat Kaimana hanya dikenal di lingkungan sendiri. Teknologi digital harus menjadi jembatan untuk membawa produk lokal menembus pasar regional hingga nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, M. Husein Hasanoessi mengatakan, pelaksanaan Bimtek Digital Marketing merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.
“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis kepada pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan pengembangan usaha,” kata Husein.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Direktorat Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan RI serta trainer dari Tokopedia yang memiliki pengalaman dalam pengembangan pemasaran digital bagi UMKM.
Husein berharap, bimtek ini dapat mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Kaimana meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, dan menciptakan nilai tambah produk agar mampu beradaptasi serta bersaing di tengah perkembangan ekonomi digital.(KHR-R1)
