PWI Kaimana Sasar SMA YPPK St. Thomas Aquino
KAIMANA, KT– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kaimana saat ini mulai menyasar sejumah sekolah di wilayah Kota Kaimana.
Para kuli tinta yang bergabung dalam PWI Cabang Kaimana ini menggelar kegiatan jurnalis masuk sekolah, yang merupakan salah satu program kegiatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kaimana.
Kali ini, PWI Kaimana mengunjungi para siswa baru pada SMA Yayasan Pendidikan dan Persekolah Katolik (YPPK) Santo Thomas Aquino, Kamis (9/6/26) sebagai tempat pertama berlangsungnya kegiatan dimaksud.
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara PWI dan SMA YPPK, menghadirkan sejumlah Narasumber dari internal PWI Kabupaten Kaimana sendiri yakni, Frederick Lamawuran Sebagai Ketua dan Paskalis Junior Ohoiledjaan sebagai Sekertaris.
Ketua Panitia Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Wilhelmus Oladoko, dalam keterangannya kepada wartawan usai kegiatan memberikan apresiasi kepada PWI Cabang Kaimana atas pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh PWI.
“Sebagai seorang guru, saya mengakui mendidik generasi muda bangsa ini, bukan hal yang mudah, diperlukan dukungan dan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak,” akunya.
Kata Wilhelmus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini sendiri dilaksanakan selama 5 hari dengan materi utama antara lain, Pengenalan Profil YPPK dan lingkungan sekolah.
Selanjutnya, ada materi wawasan wiyata mandala, etika, cerdas bermedia sosial, Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan (5 S) Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.
Kata Ketua Panitia ini bahwa jumlah siswa-siswi yang mengikuti MPLS sebanyak 55 orang dari 88 anak yang mendaftar di SMA YPPK Santo Aquino Kaimana.
Sedangkan, Ketua PWI Cabang Kaimana, Frederick Lamawuran dalam pernyataannya mengapresiasi SMA YPPK Santo Thomas Aquino yang telah memberikan ruang kepada PWI Kaimana untuk berdiskusi bersama siswa-siswi kelas X.
“Kami hari ini menyampaikan dua materi penting yakni, dasar-dasar jurnalistik dan cerdas dalam bermedia sosial,” terang Edy, sapaan akrabnya.
Lanjut dia, dasar -dasar jurnalistik merupakan materi sangat penting, karena dapat memotivasi siswa-siswi untuk bersahabat dengan penulisan seperti, karya jurnalistik, satra, cerpen maupun puisi.
“Karena dalam aspek kehidupan di sekolah, mereka akan menggunakan kaidah-kaidah jurnalistik, walaupun itu ditingkat internal Sekolah,” jelasnya.
Dikatakan, tantangan di era modernisasi saat ini, akan semakin kompleks dan sulit, dimana media sosial dapat memicu penyebaran isu dan berita-berita hoax yang dapat berakibat fatal atau saksi hukum.
“Semoga dengan adanya materi tersebut, siswa-siswi kelas X di SMA YPPK Santo Aquino Kaimana, bisa lebih bijak dalam bermedia sosial baik di Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp maupun Tiktok,” harapnya.
Kegiatan tersebut, dihadiri juga oleh pengurus PWI Cabang Kaimana lainnya, yakni Bendahara PWI, Arfat Djempot, dan dua anggota PWI lainnya, Yosias Wambrauw dan Laures Mitan.(JRTC-R1)


