Bimtek SAMISAKA ; Pendamping Kampung Arguni Atas Sepakat, Bergerak Bersama, Bangun Kampung!
KAIMANA, KT– Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) program Satu Miliar Satu Kampung (SAMISAKA) akhirnya mulai dilaksanakan secara bersamaan di bulan Juni 2026 ini.
Tujuannya yakni menyiapkan kader pendamping yang handal dan profesional, dalam mendampingi program ini agar benar-benar bekerja secara terarah sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah, serta tepat sasaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di 84 kampung di wilayah Kabupaten Kaimana.
Koordinator Pendamping Kabupaten untuk wilayah DistrikTeluk Arguni, Rusli Ufnia dalam keterangannya mengatakan, pelaksanaan bimbingan teknis untuk wilayah Distrik Arguni Atas, melibatkan juga Tim dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, termasuk juga Kepala Distrik.
“Ini merupakan progra prioritas Bupati dan Wakil Bupati yang mesti dilaksanakan. Jika terlambat dalam pelaksanaannya maka, bisa saja program ini tidak berhasil dengan baik. Untuk itu, kami tetap berkomitmen untuk mau tidak mau harus jalan, sehingga progressnya segera dilakukan, karena tahun anggaran tetap berjalan,” tegasnya.
Disinggung soal adanya kritikan yang dilayangkan oleh sebagian pihak berkaitan dengan program ini, kata dia, kritik itu adalah vitamin bagi pihaknya.
“Bagi kami, kritikan itu vitamin. Tentu program ini tidak serta merta harus 100 persen berhasil. Dalam managemen, tentu ada evaluasi. Dari evaluasi tersebut akan kita lihat kembali, mana yang baik akan kita pertahankan, dan mana yang belum baik, akan kita perbaiki menjadi lebih baik,” tegasnya.
Disinggung soal bagaimana dengan respon pendamping saat pelaksanaan bimtek tersebut, kata dia, dari proses sosialisasi tersebut 100 persen par pendamping di 24 kampung yang ada di Distrik Teluk Arguni Atas menyatakan diri siap untuk bergerak bersama, membangun kampung mereka sendiri. Karena kenyataannya, mereka adalah anak-anak dari kampungn tersebut!” tegasnya lagi.
Dia pun berkomitmen, untuk tetap kawal setiap uusulan yang akan disampaikan oleh pemangku kepentingan yang ada di kampung-kampung untuk tetap menyukseskan program ini, karena program ini nyata, dari mereka dan untuk mereka, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung-kampung.(ARI-R1)

