Dampak Covid 19, Dewan Berharap Ada Keringanan dari Perbankan dan Koperasi

0

KAIMANA, KT- Anggota DPRD Kaimana, Yehadi Alhamid dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (30/4/2020) berharap agar pihak perbankan dan koperasi dapat memberikan keringanan dan kemudahan cicilan bagi para pengusaha kecil dan menengah yang saat ini terkena dampak dari adanya pandemi covid 19.

“Terus terang, dengan adanya pandemi covid 19 ini, banyak diantara mereka yang seperti hidup enggan, mati pun tak mau. Apalagi dengan pembatasan jam beraktivitas saat ini, tentunya mereka sangat terimbas dari adanya persoalan ini,” ujarnya.

Yehadi memperhitungkan, jika seorang pengusaha kecil yang sehari-hari hanya berjualan nasi kuning, dengan penghasilan maksimal Rp. 200 ribu per hari.

“Kalau saya lihat dari 200 ribu itu, dia harus bayar angsuran di koperasi, belum lagi listrik dan kost, belum lagi keperluan rumah tangganya. Kalau sebelum corona ini, sudah sangat pas, artinya dia bisa kelola nasi kuning itu menjadi penghasilannya dengan kebutuhannya tadi. Tetapi karena corona ini, akhirnya pendapatannya hanya maskimal 50 ribu saja, bagaimana dia bisa mengangsur kredit di koperasi?” tegasnya.

Hal yang sama pula dirasakan oleh pengusaha lainnya, misalnya pengusaha warung makan, sebelum corona penghasilan yang mereka dapatkan antara Rp.2 juta sampai dengan Rp. 3 juta perbulan.

“Jadi dari uang bersih penghasilan itu, dia sudah menargetkan bisa bayar angsuran di bank, tetapi karena corona ini, tentu pasti tidak bisa mengangsur lagi, karena pertama orang tidak datang di warung itu lagi untuk makan, kedua, penghasilannya pun sangat terbatas,” jelasnya panjang lebar.

Untuk itu, dia sangat berharap adanya kebijakan relaksasi dari perbankan dan koperasi atau leasing kendaraan bermotor lainnya, sehingga diberikan keringanan untuk beberapa bulan ke depan, pasca pandemi covid 19 ini berakhir, barulah mereka bisa mencicil angsuran mereka.(ANI-R1)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan