...

Kenali dari Jam Tangan, Keluarga Pastikan Mayat adalah Nelayan Suhardin

0
IMG-20260729-WA0008

KAIMANA, KT – Duka menyelimuti keluarga Suhardin (43), nelayan yang ditemukan meninggal dunia di Pantai Bantemi, Kabupaten Kaimana, Rabu (29/7/2026).

Meski kondisi jenazah sudah mengalami kerusakan parah dan sulit dikenali, pihak keluarga akhirnya memastikan identitas korban melalui jam tangan yang masih dikenakannya.

“Saya kenal dari jam tangan. Karena jam itu kita sama-sama beli di kapal,” ujar Sawaludin, saudara korban, saat ditemui wartawan di RSUD Kaimana.

Menurut Sawaludin, kondisi jenazah yang sudah sangat parah membuat keluarga memutuskan agar proses pemakaman segera dilakukan.

“Kita juga sementara tunggu selesai pemakaman di Kampung Seram, baru kita lanjut dengan pemakaman saudara kita ini, karena mengingat kondisinya juga sudah sangat parah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kabar duka tersebut telah disampaikan kepada istri korban yang saat ini berada di kampung. Pihak keluarga pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya membantu pencarian saudara kami selama ini,” tuturnya.

Sebelumnya, penemuan sesosok mayat di Pantai Bantemi sempat menggegerkan warga Kaimana. Setelah dilakukan identifikasi oleh keluarga, korban dipastikan merupakan Suhardin, seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang. (KRH-R1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.