Hadiri MUSDA IKSR, Wabup Waryensi Pinta Warga Sorong Raya Perkuat Persatuan
KAIMANA, KT- Saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Keluarga Besar Sorong Raya (IKSR) yang digelar di Gedung Pertemuan Krooy, Sabtu (2/5/2026), Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi menegaskan, agar kepengurusan ke depan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan.
“Musda kali ini merupakan tonggak awal penguatan organisasi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Sorong Raya di Kabupaten Kaimana,“ tegas Wabup Waryensi.
Mengusung tema “Bersama Menuju Kekeluargaan Sorong Raya yang Bersatu di Kabupaten Kaimana”, Musda tersebut melibatkan tujuh sub suku Sorong Raya, yakni Maybrat, Imeko, Tehit, Raja Ampat, Malamoi, Klabra, dan Karon.
Wabup Waryensi juga memberi apresiasi kepada panitia dan pengurus IKSR atas terselenggaranya Musda pertama ini.
Dia menilai forum tersebut bukan sekadar agenda pemilihan pengurus, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.
“Musda ini bukan hanya memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi ruang mempererat solidaritas dan kebersamaan IKSR di Kaimana,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, adat, budaya, dan agama merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
“IKSR diharapkan mampu menjadi perekat sosial sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kaimana yang aman, maju, dan berbudaya,” ujarnya.
Wabup juga menitipkan tiga pesan utama kepada seluruh anggota IKSR, yakni memperkuat solidaritas internal, membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, serta menjaga dan melestarikan kearifan lokal.
“Siapa pun yang terpilih nanti, itulah pemimpin terbaik hasil musyawarah. Yang terpenting adalah menjaga persatuan,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua IKSR Kaimana, Silas Jarfi, menekankan bahwa organisasi ini dibentuk sebagai wadah pemersatu masyarakat Sorong Raya di Kaimana.
Menurutnya, IKSR hadir untuk menyatukan sikap dan komitmen dalam membangun kebersamaan sebagai satu keluarga besar.
“IKSR juga diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat Sorong Raya,” jelas Silas.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga martabat, adat istiadat, dan budaya warisan leluhur sebagai identitas bersama di tanah Kaimana.
Ketua Panitia, Antony Way, turut berharap pelaksanaan Musda I IKSR berjalan aman dan lancar.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam forum tidak boleh memecah persaudaraan.
“Menang atau kalah, kita tetap satu keluarga. Siapa pun yang terpilih adalah pemimpin dan orang tua bagi kita semua,” katanya.
Musda I IKSR ini diharapkan menjadi awal yang kuat bagi organisasi dalam mempererat persatuan serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah di Kabupaten Kaimana.(KHR-R1)

