...

Kampung Nelayan Merah Putih di Coa Mulai Dibangun

0
Kampung Nelayan Merah Putih di Coa Mulai Dibangun

KAIMANA, KT- Pemerintah Kabupaten Kaimana menyambut dimulainya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih melalui kegiatan peletakan batu pertama yang dilaksanakan di Kampung Coa Distrik Kaimana, Sabtu (1/8/26).

 

Program tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah pusat untuk memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

 

Momentum peletakan batu pertama dipilih bertepatan dengan tanggal 1 Agustus, yang menandai dimulainya Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Mewakili Bupati Kaimana, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Kaimana, Yacob Ahimza Ire Warere, S.STP., M.Si. menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kaimana menilai waktu pelaksanaan tersebut memiliki makna tersendiri sebagai bentuk komitmen mengisi semangat kemerdekaan melalui pembangunan yang mendukung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

 

Mewakili Pemerintah Kabupaten Kaimana, dia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas pelaksanaan Program Strategis Nasional yang menghadirkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kaimana.

 

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kaimana dan seluruh masyarakat menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat atas hadirnya Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Kaimana,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, Kabupaten Kaimana memiliki luas wilayah sekitar 36.000 kilometer persegi dengan wilayah laut mencapai sekitar 17.500 kilometer persegi.

 

Kondisi tersebut menjadikan sektor perikanan sebagai salah satu sektor unggulan daerah, selain sektor pertanian dan sektor potensial lainnya.

 

Menurutnya, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur pendukung bagi masyarakat nelayan sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Dengan luas wilayah laut yang sangat besar, sudah sepatutnya kita mempersiapkan sumber daya manusia dan infrastruktur agar sektor unggulan, khususnya perikanan, mampu berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Pemerintah Kabupaten Kaimana berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan mendapat dukungan serta pengawasan bersama dari seluruh elemen masyarakat sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaimana yang dilaporkan oleh Plt. sekertaris Dinas Sachrir I kamakaula, S. STP melaporkan bahwa sebelum penetapan lokasi pembangunan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat di 23 kampung pesisir.

 

Ia menjelaskan bahwa tidak seluruh kampung pesisir di Kabupaten Kaimana merupakan kampung nelayan. Oleh karena itu, pemerintah melakukan survei secara menyeluruh untuk memastikan lokasi yang dipilih sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

 

“Setelah sosialisasi, kami membangun komitmen dengan masyarakat, kemudian menyusun proposal dan mengajukannya ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. Selanjutnya, tim dari kementerian bersama Satgas turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan survei,” jelasnya.

 

Dari hasil survei terhadap 23 kampung, sebanyak sembilan kampung ditetapkan sebagai lokasi prioritas pembangunan. Saat ini, pembangunan di Kampung Tanggarumi dan Kampung Coa telah memasuki tahap pelaksanaan.

 

Meski demikian, kata Plt. Sekertaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kaimana ini bahwa pelaksanaan pembangunan tidak terlepas dari sejumlah tantangan, terutama berkaitan dengan persoalan hak kepemilikan tanah yang kerap menjadi kendala di wilayah Papua.

 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan bersama Satgas, Kodim, TNI Angkatan Laut, serta tim pendamping dari pemerintah pusat melakukan mediasi agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.

 

“Kami terus berupaya menyelesaikan berbagai kendala di lapangan agar program yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional ini dapat terlaksana sesuai harapan,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk para kontraktor yang bersedia melaksanakan pembangunan di Kabupaten Kaimana.

 

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi fondasi penguatan sektor perikanan, meningkatkan produktivitas masyarakat nelayan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Kaimana.(JRTC-R1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Ini Terlindungi !!!
Please disable your adblock for read our content.
Segarkan
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.